bayi Mitha dan pekerjaan kami

Image(004)dasarnya sih memang kami berdua sama2 senang bekerja malam2 jika ada pekerjaan yang belum kelar pada saat jam kantor. kalo dulu sewaktu masih bujang dan saat belum punya bayi, kerjaan itu kami lanjutkan di kantor. kalo pun sempat pulang paling hanya untuk mandi ato makan bareng bapak ibu, kemudian balik kantor sekitar jam 19an dan akan tinggal dikantor hingga jam 22an bahkan tak jarang hingga jam 1pagi.

tapi sekarang kami sudah punya bayi Mitha, anak semata wayang kami yang baru berumur 2 bulan. praktis kami tidak ingin kerja malam lagi dikantor lagi. karena lebih mending ngejagain dan bercanda dengan bayi Mitha yang sudah bisa bereaksi terhadap godaan kami.

kalo lilik sudah bisa meninggalkan kerjaan kantornya untuk besok pagi. kalo aku masih saja ada kerjaan malam, cuman aku akalin dengan bekerja dirumah dan berkomunikasi dengan team melalui koneksi internet starone. itu pun aku mulai bekerja pada jam2 10 malam dimana bayi Mitha udah tidur ditemanin mamaknya.

tetapi,… semalam kami benar2 kepepet. aku dan lilik sama2 membawa pekerjaan pulang, dan pekerjaan itu harus kami mulai dari jam2 8malam karena banyaknya task yang harus dilakukan. so terpaksa kami ambil jalan ini. bekerja nyambi ngejagain bayi mitha tidur. aku kerja dengan laptopku, istri kerja di desktop dan bayi mitha kami letakkan di ayunannya.

aku bekerja sambil sesekali bangun untuk mengelihat keadaan celana bayi mitha. basah ato ngga. berhubung bayi Mitha punya kebiasaaan berbeda dengan bayi2 lain dimana kalo bayi lain akan menangis jika popok ato celananya basah, tapi bayi mitha akan semakin lelap tidurnya. mungkin karena merasa adem kali ya. πŸ˜€ so kalo basah berarti harus segera menggantinya kalo tidak takutnya kulitnya akan mengalami iritasi.

dan malam itu kami bekerja hingga jam 12an dengan ditemani oleh bayi mitha yang tabah. oh iya…sekedar info bayi mitha ini sudah biasa tidur di berbagai tempat, tidak di tempat tidurnya sejak masih dalam kandungan. antara lain :

1. menginap di rumah sakit manuaba nungguin ayahnya ( aku ) yang kena demam berdarah selama seminggu saat usia kandungan 7 bulan.

2. menginap di Rs Bali Medistra nungguin kakeknya yang dirawat inap karena kecelakaan saat usia kandungan 8 bulan.

3. menginap di Rs MEdistra di awal kehidupannya. ya iya lah, kan Mitha dilahirkan di situ.

4. dititipkan di rumah neneknya ( mertuaku ) saat berusia 52 hari saat kumpinya (nenekku) meninggal.

dan.. semoga bayi mitha akan tetep tabah menjalani hidup yang sulit ini. amin…

Advertisements
Categories: My life | Tags: | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “bayi Mitha dan pekerjaan kami

  1. Kisah bayi Mitha mirip dengansaya krtika masih bayi.

    Hikzz.. *terharu

  2. i think your daughter will be fine. i wish to have a wife like yours too πŸ™‚

  3. wah anak saya, bani, udah kebal diajak berangin-angin sambil liputan. Tapi, enakhh banget ngasuh anak cuman berdua tanpa mertua dan orang tua. bahu-membahu, berbagi waktu agar kita berdua sama-sama bisa bekerja… oughhhh……congratz

  4. *cemol cemol pipi bayi mitha* πŸ˜€

  5. Pingback: Kumpul Unsub Party **Tidak Kesampaian « Sathyam Sivam Sundaram

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: